Malas Belajar, Pilihlah Waktu Yang Tepat

June 26, 2012

Suatu hari si Badu bertemu dengan Adhi teman seperjuangan.Terjadilah perbincangan seru:
“Saya belajar 26 jam sehari.” ungkap si Badu.
“Kok bisa? Sehari kan cuma ada 24 jam. Istirahatnya kapan dong?” Adhi penasaran.
“Gini, sebetulnya saya belajarnya cuma 2 jam sehari. Kenapa bisa jadi 26 jam? Belajar 2 jam sama bonotnya dengan belajar 26 jam, asalkan ada syaratnya. Kamu mau?
“Mau dong. Jelasin deh.” pinta Adhi.
“Pilihlah waktu belajar yang efektif dan efisien. Jelas.”
“Haaaaa, cuma itu?”

Haha, cerita di atas cuma fiktif dan banyak rekayasanya. Jangan dipikirin terus. Apa sih yang dapat kita ambil sebagai pelajar? Tentunya ada dong.

Yah, kalau bukan belajar apa lagi, coba? Belajar menjadi kewajiban setiap pelajar. Berkat belajar, kita akan semakin pintar dan semakin banyak wawasan.Belajar tidak harus di tempat belajar, bisa dimana saja dan kapan saja asal dengan kondisi mood yang bagus.

Dibawah ini ada beberapa tips memilih waktu belajar yang tepat sehingga kita tidak akan malas lagi belajar. Apa saja?

1. Jangan belajar hanya pada saat menjelang ujian.
Jika terlalu lama dalam keadaan diam (tidak belajar), maka kita semakin sulit untuk memulainya. Semakin lama kita tidak belajar, semakin besar kecenderungan kita untuk tetap tidak belajar.

2. Buat suatu keadaan sedemikian hingga seolah-olah kita selalu dalam keadaan belajar.
Ini tidak berarti kita harus terus menerus belajar tanpa istirahat. Dimaksud di sini, kita belajar secara berkesinambungan dan teratur. Sinambung artinya nyambung antara proses belajar hari ini dengan hari-hari kemarinnya. Kalaupun kita liburan, upayakan kita tidak lepas sama sekali dengan mata pelajaran.

3. Bangkitkan motivasi yang kuat untuk belajar, terutama untuk pelajaran yang lebih sulit.
Semakin sulit materi pelajaran, semakin besar motivasi yang diperlukan untuk menguasainya. Untuk membangkitkan motivasi ada berbagai cara, antara lain: Bayangkan betapa puas dan bangganya kita kalau kita mampu menguasai pelajaran yang sulit, Anggaplah semua pelajaran penting dan berguna bagi masa depan kita, dsb.

4. Jangan sekali-kali membenci suatu mata kuliah
Pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang. Dalam hal ini mungkin anda belum mengenal mata kuliah tersebut. Coba kenali lebih jauh, mungkin anda akan menyayanginya.

5. Aturlah waktu untuk belajar yang tepat
Selain hal di atas, maka hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah pengaturan waktu. Pengaturan waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajar kita dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.

Berikut adalah contoh list pengaturan waktu untuk kamu.
1. Rencana Jadwal Belajar Efektif
2. Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan
3. Prioritaskan tugas-tugas.
4. Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
5. Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas selesai.
6. Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
7. Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
8. Rencanakan juga “deadline”.
9. Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
10. Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
11. Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri.

Ok, Malas belajar, nggak usah jadi pelajar. Lantas jadi apa? Jawaban ada pada diri Anda.

Source : http://jcruyf77.wordpress.com dg sedikit tambahan.

Anda Ingin Sehat, Contohlah Rosulullah

March 22, 2012

Siapa sih yang tidak ingin sehat? Tentu semua orang menginginkannya. Kesehatan menjadi suatu nikmat yang tak ternilai harganya. Apapun akan dilakukan agar memiliki tubuh yang sehat, baik rohani maupun jasmani. Anda dapat mencontoh pribadi rosulullah dalam hal menjaga kesehatan. Beliau merupakan pribadi yang memiliki tubuh yang prima (tidak gampang sakit). Apa sih rahasiannya? Rahasianya karena beliau mampu mencegah hal-hal yang berpotennsi menimbulkan penyakit. Berikut beberapa tips yang dapat anda coba agar tubuh senantiasa sehat:

Selektif terhadap makanan. Makanlah makanan yang halal dan baik (thayyib). Halam baik zatnya ataupun cara mencarinya. Baik dalam arti mengandung zat-zat yang dibutuhkan tubuh.

Tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Hal ini berkaiatan  dengan daya tampung lambung. Lambung manusia dibagi menjadi tiga bagian, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air dan sisanya untuk udara.

Makan dengan tenang tidak tergesa-gesa dengan tempo sedang. Cara makan ini dakan menghindarkan tersedak, tergigit, dan kerja organ pencernaan jadi lebih ringan. Makanan pun bisa dicerna dengan baik.

Capat bangun dan cepat tidur. Tidurlah di awal malam dan bangun diperengahan malam kedua (sekitar pukul 3 pagi). Posisi tidur juga perlu diperhatikan. Beliau mencontohkan tidur dengan posisi miring ke arah kanan. Posisi tidur seperti ini membuat kerja lambung lebih optimal selain mempermudah bangun untuk sholat malam.

Cobalah melakukan puasa sunah. Puasa mampu menjadi perisai/tameng terhadap berbagai penyakit rohani maupun jasmani. Puasa juga ampun untuk mendetoksifikasi racun yang ada dalam tubuh.

Selain itu semua, jagalah emosi, pikiran dan hati agar tetap tenang. Penelitian terkini membuktikan bahwa kemampuan menjaga emosi, pikiran dan perasaan menentukan kualitas kesehatan seseorang. Anda juga jangan lupa untuk berdoa agar selalu mendapat kesehatan dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikanNya.