Archive for the ‘Local Business’ Category

Budidaya Tanaman Buah Mendatangkan Laba Jutaan Rupiah

February 23, 2012

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap aneka buah-buahan ternyata memberikan peluang usaha bagi pedagang maupun petani buah. Saat ini tidak hanya pedagang buah saja yang mendapatkan untung besar, namun para petani yang membudidayakan tanaman buah pun mendapatkan cipratan rejeki dari tingginya permintaan pasar buah.
jambu bji, budidaya buah, jambu biji
Hampir semua orang menyukai aneka buah-buahan, bahkan produk ini telah menjadi bagian pokok dari menu makanan empat sehat lima sempurna (nasi, sayur, lauk-pauk, buah, dan susu). Jadi, tidaklah heran bila peluang pasar yang bisa Anda bidik masih sangat luas. Mulai dari konsumen skala rumah tangga, para pedagang buah di pasar tradisional, sampai supermarket besar yang menawarkan buah-buahan segar kepada para konsumennya.

Info Bisnis
Menekuni bisnis budidaya tanaman buah memang menjanjikan untung yang cukup besar. Tingginya permintaan konsumen yang terus mengalami peningkatan membuat pasokan aneka macam buah di pasaran masih sangat kurang. Tentunya peluang tersebut bisa dimanfaatkan para petani buah untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mendapatkan untung besar setiap bulannya.

Nah, bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis budidaya tanaman buah mendatangkan laba jutaan rupiah. Berikut ini salah satu cara membudidayakan buah yaitu budidaya jambu biji, agar Anda bisa mencobanya di pekarangan rumah.

Cara Budidaya Jambu Biji
1. Pertama, siapkan bibit unggul dari varietas jambu biji yang digemari para konsumen, misalnya seperti jambu sukun, jambu bangkok, jambu merah, jambu apel, dan sebagainya. Proses pembibitan tanaman jambu biji bisa dilakukan melalui sistem pencangkokan, okulasi, maupun menanam bijinya secara langsung.

2. Kedua, Siapkan lahan pertanian yang memiliki tanah cukup subur dan mengandung unsur nitrogen. Agar tingkat kegemburan tanah terjaga, Anda bisa membajak atau mencangkulinya dengan kedalaman sekitar 30 cm. Apabila lahan sudah siap, maka tambahkan pupuk kandang dengan dosis 40 kg/m2 serta lengkapi dengan bedengan yang memiliki lebar sekitar 1,20 m dan panjangnya sesuai dengan ukuran lahan.

3. Ketiga, buatlah lubang tanaman pada bedeng yang telah disiapkan dengan ukuran 1 x 1 x 0,8 m dan jarak antar tanaman sekitar 7-10 m.. Lubang ini sebaiknya disiapkan sebulan sebelum masa tanam.

4. Keempat, diamkan lubang yang telah dibuat selama satu pekan. Setelah itu, lubang ditutup seperti semula dan diberi tambahan pupuk kandang. Dua pekan berikutnya bibit jambu biji siap untuk ditanamkan, penanaman tidak perlu terlalu dalam (cukup setinggi permukaan tanah yang ada disekitarnya).

5. Kelima, lakukanlah perawatan dengan penyiraman sebanyak 2 X sehari (pada dua minggu pertama), selanjutnya bisa dilakukan sehari sekali pada minggu-minggu berikutnya. Namun jika curah hujan cukup tinggi, penyiraman bisa dikurangi lagi (tanpa penyiraman) dan dibuat lubang saluran air di sekitar bedeng.

Kelebihan bisnis ini
Membudidayakan tanaman buah cenderung lebih mudah jika dibandingkan dengan budidaya sayur-sayuran. Sebab, kebanyakan tanaman buah merupakan jenis tanaman perennial (tahunan), sehingga proses budidayanya tidak membutuhkan perawatan secara intensif dan resiko kerugiannya terbilang cukup kecil. Biaya produksi yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak, sehingga keuntungan yang dijanjikan cukup besar.

Selain mudah untuk dibudidayakan, tingkat kebutuhan konsumen akan aneka buah-buahan semakin hari semakin menunjukan peningkatan yang sangat pesat. Bahkan untuk beberapa jenis buah, saat ini pasokan pasarnya masih sangat kurang. Sehingga peluang pasar yang bisa dibidik pelaku usaha masih terbuka lebar, dan prospek bisnisnya semakin hari semakin cerah.

Kekurangan Bisnis
Salah satu kendala usaha yang dihadapi para petani buah yaitu adanya serangan hama tanaman seperti (lalat buah, codot, ulat, dsb) serta berbagai macam jenis penyakit lainnya yang disebabkan virus maupun jamur. Untuk menghindari resiko tersebut, para petani bisa membungkus buah dengan kertas pelindung serta menggunakan pestisida maupun obat-obatan anti hama dan penyakit. Jadi, kualitas buah tetap terjaga dan tanaman pun terhindar dari serangan hama dan penyakit yang membahayakan pertumbuhannya.

Disamping itu, petani juga masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan bibit tanaman buah yang berkualitas unggul. Selama ini sarana pembibitan modern di Indonesia masih sangat kurang, sehingga petani masih mengandalkan bibit impor yang harganya cenderung cukup mahal.

Selamat mencoba 🙂