Archive for the ‘Entrepreneurship’ Category

Kreativitas bukan potensi manusia?Apa benar…?

March 8, 2012

Sebelumnya saya pernah menulis kualitas yang perlu dimiliki seorang pengusaha. Kamu bisa lihat dulu atau kalau tidak sabaran terus baca aja.

Setiap orang dilahirkan dengan potensi masing-masing. Kemampuan ini yang membedakan orang yang satu dengan yang lainnya. Kamu pasti pernah belajar sejarah bukan? Baik di SMP maupun SMA. Kehidupan masyarakat primitif memanfaatkan potensi alam sekitar untuk memenuhi kebutuhan. Dari mulai makan, sandang bahkan papan. Mereka juga sadar akan keterbatasan sumber daya alam, makanya mereka mencari solusi untuk memanfaatkan keterbatasan yang ada. Mereka mulai bercocok tanam yang sebelumnya hanya mendapatkan dari alam. Apakah mereka bisa disebut manusia yang kreatif? Jawab dalam hati aja ya,:)

Kembali ke jaman moderen. Pasti kamu tau jika setiap manusia pasti memiliki potensi kreativitas yang berbeda-beda. Tidak semua potensi manusia bisa terwakili dengan ijazah atau rapor. Tidak berarti kamu tidak boleh pintar, tapi kamu perlu menyadari bahwa nilai yang bagus bukan satu-satunya jaminan untuk bisa sukses. Sering orang dari segi akademis yang kurang menonjol, tapi sukses menjadi pengusaha/entrepreneur.

Mengapa mereka bisa sukses, walaupun akademisnya biasa-biasa saja? Tentu jawabannya mereka adalah orang yang kreatif dan memiliki semangat untuk sukses. Dari tadi bicara terus soal kreatifitas melulu. Oke, sebetunya kreativitas itu apa sih? Kok mereka bisa sukses dengan kreativitasnya masing-masing.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreatifitas diartikan sebagai kemampuan mencipta atau daya cipta. Ada juga pendapat George P. Boulden dalam bukunya “Mengembangkan Kreativitas Anda” menyebutkan bahwa kreativitas adalah proses menantang ide-ide dan cara-cara melakukan hal-hal yang sudah diterima untuk menemukan solusi atau konsep baru. Jadi kreativitas akan memunculkan hal-hal baru yang belum ada sebelumnya atau menambah nilai sesuatu yang telah ada agar memiliki nilai yang lebih.

Manfaat Kreativitas
Mengapa kita perlu berkreasi?Apa sih manfaat yang didapat dari berkreasi bagi kita? Tentu sangat banyak, tidak hanya bagi individu, tapi juga pada masyarakat luas. Setidaknya ada 6 manfaat yang akan kita dapat, diantaranya:
1. Membuat Hidup Lebih Indah
Kreativitas akan membuat hidup lebih indah karena kamu akan dikelilingi oleh hal-hal yang bervariasi, tidak monoton. Melakukan hal kreatif akan memberikan sesuatu yang baru dan segar.
2. Meningkatkan Apresiasi Terhadap Ide Orang Lain
Orang yang kreatif pasti bisa menerima dan menghargai ide-ide orang lain, tanpa memandang siapa pun yang memberikan ide tersebut. Berbeda dengan orang yang tidak menghargai ide, setiap ada ide baru ia akan mencibir atau bahkan menganggapnya konyol. Bagaimana dengan anda?
3. Salah Satu Faktor Kesuksesan Usaha
Dalam dunia bisnis kreativitas menjadi salah satu faktor kesuksesan usaha. Semua usaha memerlukan kreativitas, mulai dari penciptaan barang atau jasa, cara produksinya, cara pemesanan, cara pembayaran, dan menjaga kesetiaan pembeli untuk terus memakai produknya.
4. Awal Terjadinya Inovasi dan Perubahan
Kreativitas menjadi awal terjadinya inovasi dan perubahan-perubahan. Inovasi merupakan hasil pemberdayaan kreativitas tertentu sehingga menjadi sebuah cara, proses, produk, atau sumber nilai baru yang belum ada sebelumnya.
5. Meningkatkan Kualitas dan Taraf Hidup Manusia
Salah satu ciri karya yang kreatif adalah yang memberikan manfaat sosial. Kenapa harus bermanfaat? Jawabannya simpel, karena jika tidak menberikan manfaat, tidak ada artinya. Sebagai contoh, telepon genggam. Sebagai contoh, beberapa tahun yang lalu telepon genggan hanya memiliki fungsi sebagai alat komunikasi saja, tapi sekarang telepon genggam bisa untuk mutar audio, video, radio, perekam, kamera dsb.
6. Meningkatka Kreativitas dan Semangat Hidup
Orang kreatif tidak akan takut kehilangan peluang sebab ia bisa menciptakan peluang sendiri. Mereka yang memiliki jiwa kreatif tidak mudah putus asa untuk mencoba, mencoba, dan terus mencoba meskipun menemui banyak kegagalan.

Saya kira itu yang dapat saya tulis. Mudah-mudahan bermanfaat dan memberi sedikit pengetahuan anda. Pesan saya, mulailah melatih diri menjadi pribadi yang kreatif, yang bermanfaat bagi orang lain.

Kualitas yang Harus Dimiliki Pengusaha Pemula

February 12, 2012

Apakah Anda sudah jenuh dengan bekerja dari jam 9 sampai jam 5?Menjalankan rutinitas yang monoton. Apakah Anda ingin menjadi pengusaha?Dibutuhkan nyali dan ide untuk menjadi pengusaha. Ini bukanhal yang mudah dan memerlukan biaya yang besar untuk mencapai kesuksesan. Sebagian besar pengusaha pemula mengalami kegagalan setelah lima tahu ke depan karena kurangnya pengalaman dan keterampilan manajemen.

Berikut ini kunci kualitas yang diperlukan bagi pengusaha agar sukses.
1. Pengetahuan khusus
Anda harus memiliki pengetahuan khusus terkait dengan bisnis yang akan jalankan. Tanpa mengetahui seluk-beluk produk atau dinamika market tertentu, Anda menempatkan diri Anda pada kegagalan. Kurangnya pengetahuan akan membuat keputusan yang buruk dan belajar dari kesalahan yang mahal bukanlah hal yang mudah bagi pengusaha.

2. Percaya diri
Meluncurkan bisnis baru adalah perjuangan dan tanpa kepercayaan diri dan kemampuan untuk melihat situasi, maka akan mudah hancur. Karyawan mereflekseikan moral pengusaha dan jika mereka merasa Anda tidak jujur atau tidak aman, mereka akan menjadi gelisah dan tidak ada motivasi. Anda harus belajar menyimpan ketakutan dan kecemasan dalam hati dan merefkeksikannya secara personal . Dihadapan publik, Anda harus menjadi figur yang tenang dan percaya diri.

3. Keuletan
Kemampuan untuk melihat situasi adalah kualitas yang dimiliki pengusaha sukses. Orang yang demikian mampu bertahan dalam kondisi bisnis yang tidak menentu dengan keteguhan dan keuletan. Kemauan yang kuat lebih diperlukan di tahap awal usaha, bahkan ketika goncangan kecil terjadi dalam bisnis.

4. Motivasi yang tepat
Mengapa Anda ingin memulai usaha Anda ? Apakah semata-mata untuk menghasilkan banyak uang sehingga Anda bisa membeli kondominium? Apakah ada sesuatu yang lebih tinggi yang mendorong Anda? Pengusaha yang memiliki motivasi lebih tinggi daripada nilai sekedar kaya cenderung membangun bisnis yang bisa bertahan lama . Mereka di dorong oleh keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berharga. Mereka memberikan benefit di lingkungannya dengan memberikan produk dan jasa yang unik atau melakukan sesuatu dengan cara yang lebih baik sehingga memberikan kesejahteraan bagi setiap orang. Tentu, mereka juga menjadi kaya secara signifikan, tapi ini yang jarang dijadikan motivasi utama.

5. Kreatifitas dan inovasi
Kreatifitas adalah kemampuan memberikan solusi unik dari permasalahan. Pengusaha sukses mengadopsi teknik pemecahan masalah yang kreatif untuk menghadapi tantangan. Pemikiran kreatif dan inovatif yang demikian diperlukan di semua area, dari mengisi kekosongan pasar, dan memvisualisasikan produk dengan sistem dan prosedur yang lebih efisien dan biaya yang efektif.

6. Pandangan Strategik
Tidak ada pengusaha yang sukses tanpa pandangan stratejik terhadap perubahan banyak hal. Langkah apa yang harus diambil dimasa datang? produk baru apa yang diluncurkan ? haruskah operasional dikonsolidasikan atau ekspansi ? investasi uang atau membangun modal cadangan ? apa langkah kompetitor selanjutnya ? akankah terjadi penurunan ekonomis ? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut tergantung pada pandangan stratejik pengusaha. Pengusaha yang sudah lama malang-melintang di dunia bisnis memiliki pengalaman tersebut atau hanya dengan mengandalkan memiliki peluang yang bagus untuk sukses karena mereka bisa merasakan kemana arah angin bertiup dan akan mengarahkan kemudi di arah angin.

7. Kepemimpinan
Seorang pengusaha harus bisa menjadi seorang pemimpin. Kepemimpinan adalah kualitas yang memberikan panduan dan insipirasi bagi mereka yang melihat ke arah Anda. Banyak orang yang beruntung terlahir dengan kualitas kepemimpinan. Bagi yang lain, merupakan keterampilan yang didapat dari kerja keras dan pengalaman. Bagaimanapun, tidak ada pengusaha berhasil tanpa kualitas kepemimpinan untuk memotivasi orang yang bekerja dengannya, dorong mereka untuk memberikan yang terbaik dan tentukan arah kemana mereka melangkah.

8. Menghilangkan ego
Pengusaha dengan ego yang tinggi tidak bisa menghargai pandangan orang lain kecuali pandangannya sendiri. Mereka mudah tersinggung dan orang yang berbakat akan kesulitan bekerja dengannya. Ini bisa menjadi pangkal masalah. Karyawan dengan tingkat self-respect dan intelegensi akan meninggalkan organisasi atau berusaha low profile di tempat kerja. Mereka yang ambisius akan mengatakan pada bos apa yang hanya ingin dia dengar. Pengusaha yang egois tidak bisa menilai karyawan berdasarakan kontribusinya pada perusahaan. Mereka akan menilainya dari sudut pandang suka dan tidak suka. Pengusaha yang demikian akan menjadi santapan kompetitor.

9. Kemampuan untuk berbelok
Fleksibilitas dalam berpikir adalah kualitas kunci bagi pengusaha. Mereka harus bisa merubah pandangan dan strategi berdasarkan situasi yang terjadi. Untuk melakukannya, ego perlu dihilangkan . Jika Anda memiliki sifat yang demikian, Anda tidak akan mengakui kesalahan yang sudah Anda buat dan menolak untuk mempertanggungjawabkan keputusan Anda. Pengusaha yang egois terus menggelontorkan uang untuk proyek yang tidak memiliki harapan memberikan keuntungan. Salah satu contoh yang paling dikenal – yang masih diajarkan di sekolah bisnis – yang memiliki kemampuan untuk berbelok adalah Microsoft. Perusahaan ini tidak menghiraukan fenomena Internet saat mulai populer dipenjuru dunia. Setelah dua tahun mengabaikannya, Microsoft meninjau ulang posisnya dan “membelokkan perusahaan dalam sekejap .” Dalam melakukan perubahan, perusahaan berhadapan dengan teknologi baru, melakukan akuisisi, mengeluarkan produk baru, dan kini berada di garis depan revolusi Internet. Semua ini tidak akan pernah terjadi jika manajer puncak tidak fleksibel dalam melakukan pendekatan dan cukup rendah hati untuk mengatakan “Kami telah melakukan kesalahan dalam hal ini .”

10. Etika
Etika adalah faktor terbesar yang didengar prospek terhadap perusahaan untuk jangka panjang. Rekan – suplier, konsumen, karyawan, bankir, pemegang saham – tidak suka berhubungan dengan pengusaha yang tidak jujur. Mereka akan sulit menghilangkan sakit hatinya dan harus selalu waspada . Kejujuran dan etika adalah benih kepercayaan dan ketika orang lain mulai mempercayai Anda, banyak pintu yang akan terbuka.

Oleh: James Walsh
Sumber: http://www.powerhomebiz.com
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com
sumber:www.pengusahamuslim.com